October 20, 2021

Okapimediaplus.com

Seputar Info Terbaru

Pelaku Emosi Merasa Ditabrak Kini Menyesal KRONOLOGI Mahasiswi Diadang & Diacungi Paving

Sebuah video yang memperlihatkan seorang mahasiswi diadang pria di tengah jalan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 11 detik tersebut menunjukkan mobil mahasiswi tersebut sempat digedor dan diacungi paving oleh pelaku. Bahkan, mahasiswi tersebut sampai merasa ketakutan hingga meminta maaf kepada pria tersebut.

Mahasiswi tersebut juga meminta persoalan yang dialami sang pria diselesaikan di kantor polisi, tapi pria itu tak mau. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Sukomulyo, Tenger, Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (19/2/2021). Identitas mahasiswi yang mengendarai Daihatsu Sigra itu yakni Afra Putri Zainifa (20), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Sementara pria yang mengacungkan paving adalah Benny Kurniawan yang merupakan seorang satpam. Karena mendapatkan tindakan tak mengenakkan, mahasiswi itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar, Jumat sore. Melansir dari , Kapolsek Manyar, Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, saat kejadian, korban baru saja pulang dari toko belanja modern di wilayah Manyar kemudian dibuntuti terlapor. Korban yang sadar diikuti kemudian berhenti dan menanyakan kepada pelaku. "Korban menanyakan kepada orang tersebut ada masalah apa, pria tersebut mengaku tertabrak. Kemudian korban meminta maaf," kata Bima, Sabtu (20/2/2021).

Namun, karena kondisi lalu lintas saat itu padat dan banyak kendaraan di belakang yang menyalakan klakson, korban kemudian melanjutkan perjalanan. "Sampai di simpang tiga Tenger, korban mendengar suara keras di bagian sebelah kiri, setelah dilihat ternyata pria tersebut masih ada di belakang dan berusaha menghentikan mobil," ujar Bima. Saat berhenti, pria tersebut ternyata membawa paving dan mengarahkannya ke korban dan mobil korban.

"Kami amankan dirumahnya satu hari setelah menerima laporan," ungkap dia. Saat diamankan, pria berusia 36 tahun itu hanya tertunduk lesu, wajahnya memelas dengan kondisi tangan terborgol mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Benny mengaku menghadang dan mengacungkan paving ke mobil mahasiswa karena tersulut emosi. Benny merasa ditabrak oleh korban.

"Menyesal, menyesal sekali pak," kata Benny di Mapolsek Manyar, Minggu (21/2/2021). Tersangka dijerat dengan Pasal 335 dan Pasal 406 KUHP dengan pidana paling lama 2 tahun penjara. Diketahui akibat perbuatan Benny, mobil korban di sisi bagian belakang sebelah kiri penyok setelah dipukul dengan tangan kosong oleh pelaku.

Kemudian Benny juga menghantam mobil tersebut menggunakan paving yang dibawanya. Kepada , wanita kelahiran Riyadh, Arab Saudi itu mengaku trauma atas kejadian yang dialaminya. Karena hal itu, Afra mengaku masih berdiam diri di rumah.

Bahkan, saat beraktivitas keluar rumah, ia hanya duduk di jok samping dan belakang, tak berani menyetir sendiri. "Tadi ke Surabaya disopirin teman, masih belum berani nyetir sendiri," kata Afra, Minggu. Afra pun memberikan aprisiasi kepada polisi yang dengan cepat bisa menangkap pelaku.

Ia mengaku, saat membuat laporan ke polisi, ia mengalami trauma dan tangannya gemetar. "Saya mengapresiasi sekali, polisi berusaha menenangkan saya saat membuat laporan, sekarang pelaku sudah ditangkap," katanya. Kendati demikian, Afra belum berani bertemu dengan pelaku dalam waktu dekat ini lantaran masih trauma.

"Secara pribadi saya sudah memafkan, tapi kalau untuk bertemu langsung saya masih trauma," kata dia.