June 18, 2021

Okapimediaplus.com

Seputar Info Terbaru

AC Milan Kini jadi Raja Penalti di Eropa HASIL Liga Eropa – Lolos menuju 16 Besar

Hasil Liga Eropa, di mana AC Milan memastikan diri lolos ke babak 16 besar setelah bermain imbang kontra Crvena Zvezda di babak 32 besar leg kedua. Tersaji di Stadion San Siro, AC Milan berhak mengantongi tiket babak 16 besar usai bermain imbang 1 1 lawan Crvena Zvezda, Jumat (26/2/2021). Hasil imbang ini sudah cukup untuk membawa tim besutan Stefano Pioli itu melenggang ke babak selanjutnya melalui kemenangan agregat gol tandang.

Sebelumnya di leg pertama, saat melakoni pertandingan di kandang Crvena Zvezda, AC Milan bermain imbang 2 2. Agregat 3 3 sudah cukup untuk memastikan napas AC Milan ke babak 16 besar Liga Eropa. AC Milan pada laga kali ini mampu unggul terlebih dahulu melalui eksekusi pinalti Franck Kessie pada menit ke 9.

Tak butuh waktu lama bagi tim tamu untuk mampu menyamakan kedudukan. Tepatnya pada menit ke 24, ialah Fardou Ben berhasil menyeimbangkan skor menjadi 1 1. Hingga laga usai, tak ada lagi gol yang tercipta.

Melenggangnya AC Milan ke babak 16 besar Liga Eropa diikuti catatan lainnya. Berdasarkan data yang dirangkum dari laman Opta, AC Milan menjadi tim paling banyak mendapatkan hadiah pinalti dari semua tim yang berkompetisi di lima liga top Eropa. Tercatat, Rossoneri di msuim ini telah mendapatkan hadiah pinalti sebanyak 18, termasuk dari pertandingan di kompetisi Liga Eropa.

Inisiatif serangan langsung diambil AC Milan sejak wasit memulai babakl pertama. Serangan pertama AC Milan lahir dari pergerakan Davide Calabria yang menyisir sisi lapangan. Pergerakan Calabria terbuang sia sia setelah usaha umpannya diblokir bek bertahan lawan.

Sepak pojok pertama di pertandingan ini didapatkan oleh AC Milan yang terjadi pada menit kelima. Namun peluang sepak pojok yang diambil Hakan Calhanoglu tidak membuat lini pertahanan Red Star goyah. Dua menit berselang terjadi kemelut dipertahanan kubu tim tamu Red Star.

Kemelut tersebut menghasilkan penalti untuk AC Milan lantaran bek lawan sengaja menyentuh bola dengan tangan. Penalti yang didapatkan AC Milan berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Franck Kessie. Gol Kessie membawa AC Milan unggul 1 0 atas sang tamu Red Star.

Leading dengan satu gol, AC Milan justru kedodoran menerima serangan lawannya. Pertahanan klub berjuluk Rossoneri ini terus mendapat ujian serangan hingga memasuki menit 20. Menit 24 gawang AC Milan yang dikawal Gianluigi Donnarumma akhirnya kebobolan.

Gawang Donnarumma kebobolan oleh gol El Fardou Ben yang mengarahkan tembakannya ke sudut kanan. Gol Fardou Ben pun membuat skor menjadi sama kuat 1 1. Kedudukan imbang ini membuat AC Milan kembali menerapkan permainan menyerang.

Hampir saja pada menit 37 Diogo Dalot membawa AC Milan kembali unggul lewat peluang dari jarak jauh. Peluang Dalot pun menutup paruh pertama dengan skor imbang 1 1. Pada babak kedua, baik AC Milan dan Crvena Zvezda saling silih melangsungkan serangan.

Namun hingga babak kedua usai, tidak ada gol yang tercipta. Gianluigi Donnarumma (Gk); Davide Calabria, (c) Alessio Romagnoli, Fikayo Tomori, Diogo Dalot; Rade Krunić, Franck Kessié, Soualiho Meïté; Samu Castillejo, Hakan Çalhanoğlu, Rafael Leão. (c) Milan Borjan (GK); Radovan Pankov, Miloš Degenek, Sékou Sanogo; Milan Gajić, Guélor Kanga, Slavoljub Srnić, Marko Gobeljić; El Fardou Ben, Mirko Ivanić; Diego Falcinelli.